
Promosi Doktor PPIA, Hardini Lestiani Hernusa Kaji Faktor Penentu Efektivitas Audit Partisipatif di Indonesia
Rayya ā Komunikasi FEB UI
Depok, 9 Juli 2026Ā ā Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (PPIA FEB UI) menyelenggarakan sidang terbuka Promosi DoktorĀ Hardini Lestiani HernusaĀ yang berlangsung di lantai 4 Gedung Pascasarjana FEB UI, pada Kamis (9/7).
Sidang terbuka promosi doktor ini diketuai olehĀ Prof. Dr. Irwan Adi EkaputraĀ dengan pembimbingĀ Prof. Dr. Lindawati GaniĀ (Promotor),Ā Elvia Rosantina, Ph.D.Ā (Ko-Promotor 1),Ā Miranti Kartika Dewi, Ph.D.Ā (Ko-Promotor 2). Selaku tim penguji,Ā Prof. Desi Adhariani, Ph.D.Ā (Ketua Penguji), dengan anggota pengujiĀ Yulianti, Ph.D.,Ā Dr. Eliza Fatima,Ā Nanda Ayu Wijayanti, Ph.D., danĀ Prof. Dr. Bambang Pamungkas.
Promovenda Hardini Lestiani Hernusa mengangkat disertasi berjudul āPotensi Implementasi Audit Partisipasi Publik: Tahapan Proses, Faktor Pendukung dan Tantangannya di Indonesiaā pada sidang terbuka ini. Penelitian ini mengkaji bagaimana faktor-faktor pendukung, seperti regulasi, kepemimpinan, kapasitas kelembagaan, serta keterlibatan organisasi masyarakat sipil (Civil Society Organization/CSO), memengaruhi proses Audit Partisipasi Publik (Public Participation Audit/PPA) dan kontribusinya terhadap efektivitas audit sektor publik di Indonesia.
Penelitian menggunakan pendekatanĀ mixed methodsĀ dengan mengombinasikan analisis kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui survei terhadap 442 auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dan 155 perwakilan organisasi masyarakat sipil. Sementara itu, data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pimpinan BPK serta perwakilan Indonesia Budget Partnership (IBP) Indonesia dan Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas FITRA).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan kelembagaan dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas Audit Partisipasi Publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan organisasi masyarakat sipil yang terstruktur mampu memperkuat proses audit, meningkatkan kualitas pengawasan, serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel.
Selain itu, penelitian ini menegaskan bahwa meskipun Indonesia telah memiliki kerangka regulasi yang mendukung Audit Partisipasi Publik, implementasinya masih memerlukan penguatan dari sisi komitmen kepemimpinan, kapasitas institusi, serta sinergi yang lebih erat antara lembaga pemeriksa dan masyarakat sipil. Dengan demikian, efektivitas audit tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis pemeriksaan, tetapi juga oleh kualitas kolaborasi dan partisipasi berbagai pemangku kepentingan.
Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur mengenai Audit Partisipasi Publik di sektor publik Indonesia. Temuan penelitian diharapkan dapat menjadi masukan bagi Badan Pemeriksa Keuangan dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat kerangka audit partisipatif melalui penyelarasan regulasi, penguatan kepemimpinan, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta kolaborasi yang lebih sistematis dengan organisasi masyarakat sipil guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih inklusif dan efektif.
Dengan ini, dewan pimpinan sidang terbuka promosi doktor memutuskan Hardini Lestiani Hernusa lulus dengan predikatĀ Sangat MemuaskanĀ serta berhasil meraih gelar Doktor yangĀ ke-107Ā Program Pascasarjana Ilmu Akuntansi. Selamat kepada Dr. Hardini Lestiani Hernusa!
